Mayat Bayi Ditemukan di Atap Toilet SMKN 1 Wanayasa, Polisi Selidiki
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 1 Des 2025
- visibility 22
- comment 0 komentar

Bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan dalam kondisi membusuk

Bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan dalam kondisi membusuk
MEDIAPURBALINGGA.COM, BANJARNEGARA – Wanayasa digemparkan dengan penemuan mayat bayi di atap toilet SMKN 1 Wanayasa, Senin (1/12/2025). Temuan tersebut berawal dari ceceran dan tetesan darah di area kamar mandi sekolah yang pertama kali diketahui petugas kebersihan sekitar pukul 10.00 WIB. Pihak sekolah segera memulangkan seluruh siswa demi kelancaran proses penyelidikan oleh aparat kepolisian.
Bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan dalam kondisi membusuk dan diperkirakan telah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan. Pada bagian tubuhnya juga terlihat adanya belatung, sementara tali pusar tidak ditemukan.
Penemuan ini langsung dilaporkan ke Polsek Wanayasa untuk tindakan lebih lanjut. Usai menerima laporan, polisi segera mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan awal.
Kronologi Penemuan
Waka Kurikulum SMKN 1 Wanayasa, Erlandi S.Pd, menjelaskan bahwa kasus ini bermula ketika petugas kebersihan hendak membersihkan toilet sekolah. Saat memasuki area tersebut, ia melihat bercak darah di tembok dan tetesan darah yang mengarah ke bagian atap.
“Pagi sekitar jam 10, petugas kebersihan berniat membersihkan toilet dan menemukan bercak darah di tembok serta tetesan darah. Setelah melihat itu, ia langsung melapor kepada pihak sekolah, lalu diteruskan ke Polsek Wanayasa. Kami belum bisa memastikan apakah ibu dari bayi tersebut berasal dari siswi SMKN 1 Wanayasa,” ujar Erlandi.
Usai laporan masuk, pihak sekolah mengambil langkah cepat dengan memulangkan seluruh siswa untuk memberi ruang bagi proses pemeriksaan polisi.
Keterangan Tenaga Medis
Petugas Puskesmas, M. Lutfi, turut memberikan penjelasan awal mengenai kondisi bayi. Berdasarkan pemeriksaan lapangan, bayi diperkirakan telah meninggal tiga hari sebelum ditemukan.
“Bayi berjenis kelamin perempuan dan diperkirakan meninggal sekitar tiga hari. Tidak ditemukan tali pusar, dan kondisi tubuh sudah membusuk serta mengeluarkan bau,” kata Lutfi.
Kondisi membusuk tersebut menjadi indikasi kuat bahwa mayat bayi sudah berada di lokasi cukup lama sebelum akhirnya diketahui.
Penyelidikan Aparat Kepolisian
Kapolsek Wanayasa, AKP Munawar, SH, membenarkan adanya temuan mayat bayi tersebut. Setelah menerima laporan dari pihak sekolah, polisi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kondisi di lokasi.
“Sesuai laporan dari pihak sekolah, ada temuan mayat bayi dan kami merespons cepat. Setelah tiba di TKP, memang benar ditemukan seorang bayi dalam keadaan membusuk berjenis kelamin perempuan. Selanjutnya, jasad bayi dibawa ke RSUD Purbalingga untuk dilakukan autopsi,” jelas AKP Munawar.
Munawar menambahkan bahwa kasus ini telah dilimpahkan koordinasinya kepada Polres Banjarnegara. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap identitas ibu bayi serta kronologi lengkap peristiwa tersebut.
Hingga saat ini, polisi terus mengumpulkan keterangan dari pihak sekolah dan warga sekitar. Sementara itu, hasil autopsi di RSUD Purbalingga akan menjadi dasar dalam penentuan penyebab pasti kematian bayi dan dugaan tindakan yang terjadi sebelum jasad ditemukan.
- Penulis: admin












Saat ini belum ada komentar