Tim SAR Temukan Lima Jenazah Baru di Lokasi Longsor Banjarnegara, Total Korban Meninggal Jadi Delapan
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 21 Nov 2025
- visibility 41
- comment 0 komentar

MEDIAPURBALINGGA.COM, BANJARNEGARA – Tim SAR gabungan kembali menemukan lima jenazah korban tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pringamba, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, Kamis (20/11/2025). Dengan penemuan terbaru ini, total korban meninggal dunia bertambah menjadi delapan orang, sementara 20 korban lainnya masih dalam pencarian.
Kelima jenazah ditemukan di sektor pencarian C, area yang didominasi lumpur tebal. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati oleh tim menggunakan alat berat, peralatan manual, serta bantuan Unit K9 untuk mendeteksi titik-titik yang dicurigai sebagai lokasi korban tertimbun.
Meskipun kondisi medan berat dan tanah masih labil usai hujan deras semalam, Unit K9 berhasil mengidentifikasi sejumlah titik penting yang kemudian digali oleh petugas hingga akhirnya menemukan kelima korban tersebut.
Identifikasi Korban
Usai dievakuasi, seluruh jenazah langsung diserahkan kepada Tim DVI (Disaster Victim Identification) untuk pemeriksaan lebih lanjut, menggunakan metode pencocokan data visual, medis, serta data antemortem dari keluarga.
Hasil identifikasi sementara menyebutkan tiga korban sudah teridentifikasi, yaitu Esiah (22), Maruni (55), dan Karti (54). Dua jenazah lainnya masih menunggu proses identifikasi lanjutan.
Hingga Kamis siang, data resmi mencatat delapan korban meninggal, 19 warga luka-luka, dan empat orang masih menjalani perawatan intensif di puskesmas setempat. Selain itu, 998 warga telah diungsikan ke lokasi yang lebih aman.
Layanan Pengungsi dan Apresiasi untuk Tim SAR
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim SAR gabungan yang terus berupaya menemukan para korban meski menghadapi kondisi medan yang sulit. Ia menegaskan bahwa pelayanan bagi para pengungsi menjadi prioritas pemerintah daerah dan seluruh unsur yang terlibat.
Tim kesehatan, relawan, serta aparat gabungan terus memberikan layanan dasar, mulai dari bantuan logistik, trauma healing, hingga pemantauan khusus bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
“Seluruh jajaran terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban yang masih hilang. Harapan kami, seluruh korban yang belum ditemukan dapat segera teridentifikasi, sehingga keluarga mendapatkan kepastian dan proses pemulihan bisa berlangsung dengan baik,” ujar Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng.
Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan mematuhi arahan petugas, mengingat kondisi cuaca di Banjarnegara masih fluktuatif dan berpotensi memicu longsor susulan.
- Penulis: admin












Saat ini belum ada komentar