Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dugaan Curang Seleksi Perangkat Desa Majasem Purbalingga Picu Protes

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
  • visibility 207
  • comment 0 komentar
Proses seleksi penjaringan perangkat Desa Majasem, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, berakhir ricuh setelah sejumlah peserta melayangkan mosi tidak percaya

Proses seleksi penjaringan perangkat Desa Majasem, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, berakhir ricuh setelah sejumlah peserta melayangkan mosi tidak percaya

MEDIAPURBALINGGA.COM, PURBALINGGA – Proses seleksi penjaringan perangkat Desa Majasem, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, berakhir ricuh setelah sejumlah peserta melayangkan mosi tidak percaya. Para peserta menuding adanya kejanggalan pada hasil tes tertulis dan praktik komputer yang diumumkan pada Sabtu, 15 Februari 2026, di SMK Negeri 1 Bukateja.

Ketidakpuasan tersebut memuncak saat sekitar 10 peserta yang gagal lolos mendatangi Balai Desa Majasem untuk melakukan audiensi pada Selasa, 17 Februari 2026. Pertemuan yang dihadiri oleh panitia seleksi, pemerintah desa, serta unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas tersebut berlangsung tegang selama hampir dua jam tanpa membuahkan kesepakatan.

Polemik ini bermula dari hasil ujian yang diikuti oleh 47 peserta untuk berbagai formasi jabatan. Peserta yang memprotes menilai terdapat ketidakkonsistenan antara nilai yang diraih pemenang dengan kemampuan riil di lapangan, terutama pada aspek penguasaan teknologi informasi dan nilai tes tertulis yang dianggap terlalu sempurna.

Tudingan Kebocoran Soal dan Nilai Sempurna

Salah satu peserta seleksi, Titin, mengungkapkan adanya kecurigaan bahwa nama-nama yang akan lolos sudah diatur bahkan sebelum pendaftaran dimulai. Ia menyebutkan isu mengenai lima nama calon perangkat desa yang akan terpilih telah beredar luas di masyarakat sebelum pelaksanaan ujian dilakukan.

“Sejak sebelum pendaftaran sudah ada isu lima nama yang bakal jadi. Setelah ujian selesai, ternyata benar lima orang itu yang lolos. Kami menduga ada kebocoran soal,” ujar Titin saat melakukan audiensi di Balai Desa Majasem, Selasa (17/2/2026).

Selain isu pengaturan nama, para peserta juga menyoroti hasil tes tertulis yang dinilai tidak masuk akal. Mereka mempertanyakan validitas penilaian karena terdapat peserta yang mampu meraih nilai sempurna 100 persen tanpa kesalahan sedikit pun, dengan selisih angka yang sangat mencolok dibandingkan peserta lainnya.

Kejanggalan Tes Praktik Komputer

Kecurigaan peserta semakin menguat saat meninjau hasil tes praktik komputer. Seorang peserta dengan nomor ujian 40 memberikan kesaksian bahwa peserta yang mendapatkan nilai tertinggi justru terlihat tidak menguasai keterampilan dasar komputer saat ujian berlangsung.

“Yang nilainya paling tinggi itu tidak bisa menggunakan komputer dengan baik. Membuat folder saja harus dibantu peserta lain. Tapi nilainya justru tertinggi,” ungkap peserta nomor urut 40 tersebut.

Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam bagi peserta lain yang merasa telah mengikuti prosedur secara jujur. Mereka menilai proses seleksi tidak transparan dan berpotensi mencederai nilai keadilan, sehingga menuntut adanya pelaksanaan tes ulang dengan pengawasan yang lebih ketat.

Tanggapan Panitia dan Pemerintah Desa

Menanggapi tudingan tersebut, Ketua Panitia Penjaringan, Salim, membantah keras adanya intervensi atau kecurangan dalam proses seleksi. Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan mulai dari penyusunan soal hingga penilaian dilakukan sepenuhnya oleh pihak ketiga, yakni akademisi dari UNSIQ.

“Kami hanya mengawasi. Soal disusun dan dinilai oleh pihak akademisi. Lembar soal bahkan diamankan berlapis. Tidak mungkin ada kebocoran. Kalau ada tudingan, silakan dibuktikan,” tegas Salim di hadapan para peserta.

Senada dengan panitia, Kepala Desa Majasem, Tri Muldiati, menyatakan bahwa pihaknya masih berpegang pada prosedur yang ada. Menurutnya, tudingan yang dilontarkan oleh para peserta sejauh ini masih sebatas dugaan tanpa bukti otentik yang dapat menggugurkan hasil seleksi.

“Kami yakin panitia bekerja sesuai ketentuan. Jika ada yang meminta tes ulang, harus disertai bukti terkait kebocoran soal,” kata Tri Muldiati.

Hingga berita ini diturunkan, audiensi berakhir buntu tanpa adanya keputusan untuk melakukan seleksi ulang. Para peserta yang kecewa menyatakan akan terus menuntut transparansi, sementara polemik penjaringan perangkat desa ini terus menjadi pembicaraan hangat di kalangan warga Kecamatan Kemangkon.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayat Pria Ditemukan di Bendungan Sungai Tideng Purbalingga

    Mayat Pria Ditemukan di Bendungan Sungai Tideng Purbalingga

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sudah dibaca: 161 MEDIAPURBALINGGA.COM, PURBALINGGA – Mayat pria ditemukan warga di Bendungan Sungai Tideng, Desa Kradenan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Senin (24/11/2025) sekitar pukul 06.30 WIB. Penemuan ini menggegerkan warga setempat setelah seorang saksi melihat bagian tubuh manusia muncul di permukaan air dan segera melaporkannya ke pihak desa serta polisi. Menurut keterangan kepolisian, mayat pertama […]

  • AKBP B Ditempatkan di Patsus 20 Hari atas Dugaan Pelanggaran Etik di Semarang

    AKBP B Ditempatkan di Patsus 20 Hari atas Dugaan Pelanggaran Etik di Semarang

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sudah dibaca: 193 MEDIAPURBALINGGA.COM, SEMARANG – Polda Jawa Tengah menempatkan seorang perwira menengah berinisial AKBP B dalam ruang khusus (patsus) selama 20 hari terkait dugaan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri. Keputusan itu diambil melalui gelar perkara Bidpropam Polda Jateng pada Rabu (19/11/2025) sore hingga petang, menyusul temuan bahwa AKBP B diduga tinggal bersama seorang wanita […]

  • Kepala Desa Kalilandak, Slamet Mujiono, membenarkan adanya gejolak di masyarakat terkait isu tersebut

    Kasus Dugaan Asusila Kadus Kalilandak, Puluhan Warga Minta Klarifikasi

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sudah dibaca: 133 MEDIAPURBALINGGA.COM, BANJARNEGARA – Seorang Kepala Dusun berinisial A di Desa Kalilandak, Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara, diduga terlibat hubungan asmara dan tindakan tidak pantas terhadap seorang siswi SMK yang tengah menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL). Informasi tersebut mencuat dan memicu kemarahan warga, hingga akhirnya puluhan warga mendatangi Balai Desa Kalilandak pada Senin (8/12/2025) […]

  • Kapolres Purbalingga Tekankan Kesiapan Personel dalam Pelatihan Pengendalian Massa

    Kapolres Purbalingga Tekankan Kesiapan Personel dalam Pelatihan Pengendalian Massa

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sudah dibaca: 62 PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Polres Purbalingga menggelar pelatihan pengendalian massa (Dalmas) dan pengecekan peralatan dalam rangka melatih kesiapsiagaan personel. Kegiatan digelar di lapangan Kelurahan Kalikabong, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (28/2/2026). Kapolres Purbalingga AKBP Anita Indah Setyaningrum dalam apel mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari kesiapsiagaan apabila terjadi kontijensi di wilayah […]

  • Barang Bukti Inkracht Periode 2024–2025 Di Musnahkan Oleh Kajari Banyumas

    Barang Bukti Inkracht Periode 2024–2025 Di Musnahkan Oleh Kajari Banyumas

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sudah dibaca: 101 MEDIAPURBALINGGA.COM, BANYUMAS – Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyumas memusnahkan sejumlah barang bukti tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) pada Kamis (27/11/2025). Pemusnahan berlangsung di halaman Kantor Kejari Banyumas, Jalan Jenderal Gatot Subroto No. 285, mulai pukul 09.10 hingga 09.57 WIB dengan melibatkan sekitar 25 peserta. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan […]

  • pria berinisial S (41), yang diketahui sudah menjalin hubungan asmara dengan korban

    Perempuan Tewas di Hotel Sidareja, Polisi Ungkap Kronologi Pembunuhan

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sudah dibaca: 137 MEDIAPURBALINGGA.COM, CILACAP – Perempuan berinisial PW (18) ditemukan tewas di sebuah hotel di wilayah Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Minggu (30/11/2025) malam. Polisi mengungkap korban meninggal akibat dicekik oleh pria berinisial S (41), yang diketahui sudah menjalin hubungan asmara dengan korban sejak beberapa bulan terakhir. Dari hasil penyelidikan, pelaku dan korban telah menjalin […]

expand_less