Pemuda Bukateja Pasang CCTV Cegah Pencurian
- account_circle admin
- calendar_month Ming, 1 Mar 2026
- visibility 67
- comment 0 komentar

Sebanyak empat unit CCTV kini terpasang di titik strategis perempatan

Sebanyak empat unit CCTV kini terpasang di titik strategis perempatan
MEDIAPURBALINGGA.COM, PURBALINGGA – Aksi pencurian yang meresahkan warga mendorong pemuda RT 2 RW 3, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, memasang kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik perempatan lingkungan. Inisiatif ini digagas untuk meningkatkan keamanan berbasis teknologi, menggantikan efektivitas ronda malam yang dinilai semakin menurun.
Pemasangan CCTV digerakkan dua pemuda setempat, Fariz (29) dan Saeful (25). Keduanya menilai sistem keamanan lingkungan perlu menyesuaikan perkembangan zaman, terutama ketika partisipasi warga dalam ronda malam semakin berkurang.
Sebanyak empat unit CCTV kini terpasang di titik strategis perempatan. Setiap unit dibeli dengan harga sekitar Rp200 ribu menggunakan anggaran kas RT setelah melalui musyawarah bersama warga.
Keamanan Berbasis Teknologi
Fariz menyebut ronda malam saat ini tidak lagi seefektif dulu karena banyak warga memiliki kesibukan pekerjaan. Kondisi tersebut membuat jumlah peserta ronda semakin sedikit.
“Ronda sekarang memang tidak seefektif dulu. Banyak warga sibuk bekerja, jadi yang datang hanya beberapa orang saja. Kami berpikir harus ada solusi yang lebih praktis dan bisa menjangkau semua warga,” ujar Fariz.
Saeful menambahkan, sistem CCTV yang dipasang telah terhubung dengan jaringan yang bisa diakses melalui telepon genggam. Dengan sistem tersebut, warga dapat memantau kondisi lingkungan secara real-time tanpa harus berada di pos ronda.
“Sekarang cukup lewat HP. Kalau ada gerak-gerik mencurigakan, bisa langsung terlihat dan segera ditindaklanjuti. Ini jauh lebih cepat dan efisien,” kata Saeful.
Disambut Positif Warga
Langkah tersebut mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Budi Yuwono (38) mengaku pemasangan CCTV membuat warga merasa lebih aman dibanding sebelumnya.
“Dulu sering ada maling berkeliaran dan mencuri barang-barang berharga milik warga. Sekarang jauh lebih tenang. Paling tidak, pelaku akan berpikir dua kali karena tahu ada CCTV,” ungkap Budi.
Menurut warga, penggunaan teknologi pengawasan menjadi solusi atas tantangan keamanan lingkungan di era sekarang. Sistem ini dinilai praktis serta membuka ruang partisipasi kolektif tanpa sepenuhnya bergantung pada ronda malam.
Warga berharap inisiatif RT 2 RW 3 Bukateja dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain. Mereka juga mendorong aparatur desa dan aparat kepolisian agar lebih proaktif mendukung sistem keamanan berbasis komunitas.
Dengan terpasangnya empat unit CCTV di titik rawan, warga optimistis potensi tindak kriminalitas dapat ditekan sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan kondusif.
- Penulis: admin



















Saat ini belum ada komentar