Buka Puasa Bersama Garda Emas, Ajang Silaturahmi Generasi Muda Purbalingga
- account_circle admin
- calendar_month Kam, 12 Mar 2026
- visibility 72
- comment 0 komentar

PURBALINGGA || MEDIAPURBALINGGA.COM — Komunitas Garda Emas menggelar kegiatan buka puasa bersama di Pendopo Cahyana, Kamis (12/3/2026) mulai pukul 17.00 WIB hingga waktu berbuka. Kegiatan ini dihadiri sekitar 200 peserta dari berbagai kalangan generasi muda, di antaranya komunitas pemuda petani, Garda Emas, serta generasi muda lintas komunitas. Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, serta budayawan Agus Sukoco.

Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi dan temu kangen antar generasi, khususnya generasi Z dan generasi muda lain yang selama ini jarang bertemu secara langsung. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Purbalingga menyampaikan rasa bahagianya dapat kembali berkumpul dan duduk bersama dalam suasana hangat bulan Ramadan.
“Temu kangen ini terasa sangat indah karena sudah lama tidak berjumpa. Hari ini kita bisa duduk bersama dan merasakan kembali kebersamaan yang selama ini jarang terjadi,” ungkapnya.
Ia juga berharap komunitas Garda Emas dan para pemuda dapat terus menjaga komunikasi serta kebersamaan. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengingatkan kembali komitmennya setelah dilantik pada 20 Februari 2025 lalu.

Menurutnya, janji kampanye harus terus diingatkan oleh masyarakat agar roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik. Ia menegaskan bahwa selama masa kepemimpinannya akan berjuang secara maksimal demi kemajuan daerah serta mendorong kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga memberikan bantuan sebesar Rp5.000.000 kepada perwakilan Garda Emas dari wilayah Karangreja sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan dan semangat para pemuda.
Sementara itu, budayawan Agus Sukoco menyampaikan tausiyah budaya dengan penuh hikmat dan menyentuh hati. Dalam pemaparannya, ia mengajak generasi muda untuk selalu menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.
Ia menggambarkan hubungan manusia dengan alam melalui unsur-unsur kehidupan seperti bumi, tanah, air, angin, dan padi yang menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia.
Selain itu, Agus Sukoco juga memberikan motivasi tentang makna puasa dan pengendalian diri. Ia menuturkan bahwa manusia memiliki kemampuan untuk mengendalikan diri yang jauh melampaui insting hewan, sehingga puasa menjadi sarana penting untuk melatih kesabaran dan kesadaran diri.
Di akhir penyampaiannya, ia berpesan agar setiap orang tetap menjadi dirinya sendiri dan tidak terlalu menuntut kepastian dalam kehidupan.
“Rezeki adalah urusan Tuhan. Tugas manusia adalah menjadi diri sendiri yang baik, benar, dan bermanfaat. Sebab sebaik-baiknya manusia bukan yang paling banyak uangnya, tetapi yang paling bermanfaat bagi orang lain,” tutupnya.
Kegiatan buka puasa bersama ini berlangsung dengan penuh kehangatan, mempererat silaturahmi serta memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah daerah, tokoh budaya, dan generasi muda di Purbalingga.
- Penulis: admin



















Saat ini belum ada komentar