Musyawarah Desa Wanatirta Bentuk Panitia Penjaringan Kadus IV, Tekankan Transparansi dan Profesionalisme
- account_circle admin
- calendar_month Kam, 26 Feb 2026
- visibility 113
- comment 0 komentar

BREBES || MEDIAPURBALINGGA.COM – Pemerintah Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) pembentukan panitia penjaringan dan pengisian kekosongan jabatan Kepala Dusun (Kadus) IV, Rabu (25/2/2026).
Musdes yang berlangsung di pendopo Desa Wanatirta tersebut dihadiri oleh perwakilan Camat Paguyangan, Suripudin, SKM, S.Kep., MM, Kasi PMD Ria Malgia, Kepala Desa Wanatirta Darto, SH, Babinkamtibmas Marjuki, unsur BPD, LPM, Karang Taruna, RT/RW, serta tokoh masyarakat setempat.
Kepala Desa Wanatirta, Darto, SH dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musdes ini bertujuan untuk membentuk panitia penjaringan perangkat desa yang transparan, profesional, dan kredibel. Ia menegaskan bahwa panitia harus memenuhi syarat dan berasal dari berbagai unsur lembaga desa agar proses penjaringan berjalan objektif dan tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.

“Harapan kami panitia benar-benar bekerja secara transparan. Penilaian harus murni berdasarkan hasil ujian. Jabatan Kadus bukan sekadar formalitas, melainkan pengabdian. Kadus adalah pelayan masyarakat, bukan hanya datang ke kantor lalu pulang. Tugas Kadus sangat berat karena harus hadir dan melayani masyarakat secara langsung,” tegas Darto.
Sementara itu, Suripudin selaku perwakilan Camat Paguyangan menjelaskan bahwa proses penjaringan perangkat desa harus dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku. Tahapan dimulai dari pengumuman lowongan jabatan Kadus IV kepada masyarakat, pendaftaran bakal calon yang memenuhi persyaratan, seleksi administrasi, hingga pelaksanaan tes dan wawancara untuk menilai kompetensi serta integritas calon.
Ia juga menjelaskan bahwa panitia penjaringan terdiri dari unsur tokoh masyarakat, perangkat desa, dan warga desa. Panitia memiliki tugas mengatur seluruh proses penjaringan, melakukan seleksi secara objektif, serta merekomendasikan kandidat terbaik kepada kepala desa.
“Kami berharap tidak ada permainan antara kandidat dan panitia yang dapat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Proses penjaringan harus berjalan jujur dan adil agar menghasilkan Kadus IV yang benar-benar berkualitas,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua BPD Desa Wanatirta, Mardiyanto, turut menyampaikan harapannya agar panitia seleksi bekerja dengan cermat dan profesional. Menurutnya, Kadus tidak hanya bertugas di kantor desa, tetapi juga harus peka terhadap persoalan dan keluhan warga.
“Kadus IV memiliki wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak dan mencakup beberapa dusun. Oleh karena itu, dibutuhkan sosok Kadus yang kuat mental, siap menerima kritik, dan benar-benar mau melayani masyarakat. Semoga proses seleksi berjalan lancar tanpa kegaduhan dan menghasilkan Kadus terbaik,” pungkasnya.
Dengan terbentuknya panitia penjaringan ini, Pemerintah Desa Wanatirta berharap kekosongan jabatan Kadus IV segera terisi oleh figur yang amanah, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Bangkar.
- Penulis: admin



















Saat ini belum ada komentar