Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ribuan Massa LSM Harimau Kepung PT Blesscon Banjarnegara, Soroti Dugaan Izin Bermasalah hingga Hak Pekerja

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
  • visibility 219
  • comment 0 komentar

BANJARNEGARA || MEDIAPURBALINGGA.COM – Ketegangan memuncak di jalur utama Banjarnegara–Purwokerto, Kamis (29/1/2026), saat ribuan massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Harimau menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran menuju pabrik bata ringan milik PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES) atau PT Blesscon yang berlokasi di Desa Purwonegoro, Kabupaten Banjarnegara.

Aksi tersebut menyebabkan kemacetan panjang dan sempat melumpuhkan arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Aksi dimulai dengan longmarch dari titik kumpul menuju area pabrik. Namun, laju massa tertahan setelah aparat kepolisian dari Polres Banjarnegara melakukan penyekatan sekitar 600 meter dari gerbang pabrik.

Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto guna mencegah massa masuk ke kawasan objek vital dan menjaga situasi tetap kondusif.
Proses negosiasi antara perwakilan massa dan aparat berlangsung alot. Massa bersikukuh ingin menyampaikan tuntutan langsung di depan gerbang pabrik, sementara aparat tetap bertahan pada skema pengamanan yang telah ditetapkan.

Dugaan Perizinan Bermasalah dan Pelanggaran Tata Ruang

Dalam orasinya, Ketua Umum LSM Harimau, Tonny Hidayat, S.H., melontarkan kritik keras terhadap legalitas operasional PT Blesscon. Ia menegaskan bahwa perusahaan tersebut diduga telah beroperasi tanpa mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebagaimana diwajibkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021.

“Kami berdiri di sini karena mencium aroma busuk birokrasi. Pabrik sebesar ini tidak mungkin berdiri tanpa adanya perlindungan dari pihak-pihak tertentu. Jika PBG, izin tata ruang, hingga AMDAL belum tuntas, maka ini adalah pelanggaran serius terhadap kedaulatan tata ruang Banjarnegara,” tegas Tonny di hadapan massa dan aparat keamanan.

LSM Harimau juga mempertanyakan kesesuaian data perizinan dalam sistem Online Single Submission (OSS) dengan data yang ada di Dinas Perizinan setempat. Mereka menduga adanya ketidaksinkronan yang mengindikasikan potensi pelanggaran administratif hingga praktik gratifikasi dalam proses awal pembangunan dan operasional pabrik.

Nasib Pekerja Jadi Sorotan Utama

Selain persoalan perizinan, isu kemanusiaan menjadi titik tekan utama dalam aksi tersebut. LSM Harimau mengangkat kasus Wasito Adi, seorang pekerja asal Kecamatan Bawang yang mengalami kecelakaan kerja pada Mei 2025. Hingga Januari 2026, hak jaminan kecelakaan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan yang seharusnya diterima korban disebut belum juga terealisasi.

“Perusahaan mempekerjakan rakyat Banjarnegara, tapi saat mereka celaka, justru dibiarkan tanpa kepastian. Ini bukan kelalaian biasa, ini kejahatan korporasi,” ujar Tonny dengan nada tegas.

LSM Harimau menduga tidak semua pekerja PT Blesscon didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan, yang dinilai bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja serta Peraturan Pemerintah Nomor 84 Tahun 2013 tentang Program Jaminan Sosial.

Empat Tuntutan dan Ancaman Penyegelan

Berdasarkan hasil investigasi internal hingga 19 Januari 2026, LSM Harimau menyampaikan empat tuntutan utama kepada manajemen PT Blesscon dan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, yakni:

  1. Audit menyeluruh perizinan, termasuk PBG dan Izin Tata Ruang (ITR) yang diduga belum tuntas.

  2. Transparansi dan verifikasi izin lahan, khususnya sinkronisasi data OSS dengan Dinas Perizinan daerah.

  3. Pemenuhan standar K3 dan BPJS Ketenagakerjaan, dengan memastikan seluruh pekerja terdaftar tanpa pengecualian.

  4. Pengusutan dugaan gratifikasi, dengan melibatkan aparat penegak hukum secara independen.

LSM Harimau menegaskan akan terus mengawal kasus ini. Jika dalam waktu dekat tidak ada bukti konkret penyelesaian kewajiban perusahaan, termasuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), mereka mendesak pemerintah daerah dan aparat berwenang untuk mengambil langkah tegas berupa penyegelan operasional pabrik.

“Kami tidak butuh janji manis di atas kertas. Kami menuntut bukti nyata penegakan hukum dan keadilan bagi buruh. Selama itu belum terpenuhi, kami tidak akan mundur,” tegas koordinator aksi menutup orasi.

Belum Ada Tanggapan Resmi

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Blesscon maupun Dinas Perizinan Kabupaten Banjarnegara belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan dan tudingan yang disampaikan oleh LSM Harimau. Aparat kepolisian tetap bersiaga hingga massa membubarkan diri secara tertib.

Aksi unjuk rasa tersebut menjadi sorotan publik dan menambah tekanan terhadap pemerintah daerah untuk bersikap transparan dan tegas dalam menegakkan aturan perizinan serta perlindungan hak-hak pekerja di wilayah Banjarnegara.

Pewarta : Handy, SH.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim SAR Temukan Lima Jenazah Baru di Lokasi Longsor Banjarnegara, Total Korban Meninggal Jadi Delapan

    Tim SAR Temukan Lima Jenazah Baru di Lokasi Longsor Banjarnegara, Total Korban Meninggal Jadi Delapan

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sudah dibaca: 218 MEDIAPURBALINGGA.COM, BANJARNEGARA – Tim SAR gabungan kembali menemukan lima jenazah korban tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pringamba, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, Kamis (20/11/2025). Dengan penemuan terbaru ini, total korban meninggal dunia bertambah menjadi delapan orang, sementara 20 korban lainnya masih dalam pencarian. Kelima jenazah ditemukan di sektor pencarian C, area yang didominasi […]

  • Perseteruan tersebut bermula dari dugaan tindakan tidak senonoh

    Dugaan Perseteruan Dua Oknum Ustad di Ciampea Terkait Pelecehan Verbal

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sudah dibaca: 116 MEDIAPURBALINGGA.COM, BOGOR – Dua oknum ustad di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, diduga terlibat perseteruan setelah laporan seorang perempuan muda mengenai dugaan pelecehan verbal beredar luas di media sosial. Kasus ini mencuat pada Senin (8/12/2025) setelah tangkapan layar percakapan yang berisi pesan tidak pantas tersebar dan menjadi perhatian warganet. Perseteruan tersebut bermula dari […]

  • Seleksi Ketat dan Transparan, Empat Kepala Dusun Desa Makam Resmi Dilantik

    Seleksi Ketat dan Transparan, Empat Kepala Dusun Desa Makam Resmi Dilantik

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sudah dibaca: 98 PURBALINGGA || MEDIAPURBALINGGA.COM – Pemerintah Desa Makam Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, secara resmi melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan Empat perangkat desa baru pada Kamis (26/2/2026). Pelantikan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Dusun I, Kepala Dusun II, Kepala Dusun III, dan Kepala Dusun V, sekaligus memperkuat kinerja pemerintahan desa. Empat […]

  • Sebanyak empat unit CCTV kini terpasang di titik strategis perempatan

    Pemuda Bukateja Pasang CCTV Cegah Pencurian

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sudah dibaca: 67 MEDIAPURBALINGGA.COM, PURBALINGGA – Aksi pencurian yang meresahkan warga mendorong pemuda RT 2 RW 3, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, memasang kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik perempatan lingkungan. Inisiatif ini digagas untuk meningkatkan keamanan berbasis teknologi, menggantikan efektivitas ronda malam yang dinilai semakin menurun. Pemasangan CCTV digerakkan dua pemuda setempat, Fariz (29) dan […]

  • Kades Krenceng Didesak Bertanggung Jawab atas Dana Sewa Tanah Kas Desa

    Kades Krenceng Didesak Bertanggung Jawab atas Dana Sewa Tanah Kas Desa

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sudah dibaca: 217 MEDIAPURBALINGGA.COM, PURBALINGGA – Audiensi warga Desa Krenceng, Kecamatan Bukateja, kembali memanas setelah Forum Peduli Desa Krenceng (FPDK) menilai jawaban pemerintah desa pada pertemuan sebelumnya tidak memuaskan. Dalam pertemuan yang berlangsung Senin (—/—/2025) malam pukul 21.00 WIB, puluhan warga dan jajaran Forkopimcam menghadiri sesi klarifikasi yang diwarnai protes keras terkait dugaan penyalahgunaan wewenang […]

  • Polres Pekalongan Lumpuhkan Perlawanan Bersenjata Pengedar Alprazolam

    Polres Pekalongan Lumpuhkan Perlawanan Bersenjata Pengedar Alprazolam

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sudah dibaca: 162 MEDIAPURBALINGGA.COM, SEMARANG – Kepolisian Daerah Jawa Tengah mengungkap insiden perlawanan bersenjata yang terjadi saat Tim Satresnarkoba Polres Pekalongan menangkap pengedar psikotropika jenis Alprazolam di wilayah Pekalongan, Selasa (25/11/2025) malam. Meski sempat ditembaki pelaku, petugas berhasil mengamankan tersangka dan puluhan butir obat terlarang tanpa korban luka. Informasi tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jateng […]

expand_less