Panduan Praktis Cara Membuat Wine Anggur Hitam Bali dengan Peralatan Sederhana Part 1
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 25 Nov 2025
- visibility 19
- comment 0 komentar

Fermentasi wine anggur hitam Bali
MEDIAPURBALINGGA.COM, JAKARTA – Pembuatan wine anggur hitam Bali kini dapat dilakukan secara mandiri di rumah menggunakan peralatan sederhana. Proses ini memanfaatkan bahan utama berupa anggur segar, buah naga, buah bit, gula, ragi, serta kayu manis. Tahap awal pembuatan wine meliputi pembersihan bahan, penghancuran buah, aktivasi ragi, hingga fermentasi dalam botol tertutup.
Untuk menghasilkan kualitas wine yang optimal, diperlukan sekitar 3 kilogram anggur segar, 70 gram buah naga, 100 gram buah bit, 1 kilogram gula pasir, serta 3 liter air matang. Bahan tambahan seperti kayu manis dapat digunakan untuk memperkaya aroma. Seluruh proses dilakukan tanpa menggunakan blender agar tekstur dan karakter anggur tetap terjaga.
Persiapan Bahan dan Pembersihan
Anggur dicuci hingga bersih kemudian direndam air panas selama sekitar 10 menit. Langkah ini bertujuan menghilangkan sisa pestisida dan membunuh bakteri yang dapat mengganggu proses fermentasi. Setelah itu, buah bit dikupas, dicuci, dan dipotong kecil untuk memperkuat warna alami wine.
Buah naga juga dikupas dan dipotong kecil sehingga mudah dihancurkan secara manual. Penghancuran buah tanpa blender dilakukan agar kualitas fermentasi lebih stabil dan tidak merusak karakter alami anggur.
Pencampuran dan Fermentasi Awal
Selanjutnya, gula pasir dilarutkan terlebih dahulu dengan air hangat sebanyak 3 liter. Ketiga jenis buah yang sudah dihancurkan kemudian dimasukkan ke dalam botol fermentasi dan ditambahkan larutan gula.
Ragi diaktifkan terpisah menggunakan sedikit air gula dan dibiarkan selama kurang lebih 20 menit. Bila ragi sudah aktif, campuran tersebut dituangkan ke dalam botol berisi buah dan gula, lalu ditambah kayu manis sesuai selera.
Proses Fermentasi
Botol fermentasi ditutup rapat dan dipasangi airlock untuk mencegah udara luar masuk. Bagian penutup diperkuat menggunakan isolasi agar proses berlangsung aman dan steril. Botol kemudian ditempatkan di area gelap hingga fermentasi berjalan optimal.
Fermentasi dianggap selesai apabila gelembung pada airlock berhenti muncul. Tahap berikutnya akan dijelaskan pada bagian kedua proses pembuatan wine anggur hitam Bali.
Tunggu part 2 untuk proses selanjutnya.
- Penulis: admin












Saat ini belum ada komentar