Breaking News
light_mode
Trending Tags

Polri Rumuskan Ulang Layanan Pengamanan Unjuk Rasa Secara Nasional

  • account_circle Handy (Pimred)
  • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
  • comment 0 komentar

MEDIAPURBALINGGA.COM, JAKARTA – Polri tengah menyusun ulang model dan standar pelayanan terhadap pengunjuk rasa agar lebih adaptif, humanis, dan profesional sesuai amanat Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998. Pembaruan dilakukan melalui kajian multidisipliner, masukan publik, serta studi komparatif ke luar negeri. Proses penyusunan regulasi baru ini disampaikan Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo dalam agenda bersama masyarakat sipil di Jakarta.

Penyempurnaan tersebut diarahkan untuk memastikan penghormatan terhadap hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga keamanan. Polri menegaskan bahwa seluruh kebijakan baru harus berbasis riset dan partisipasi publik agar dapat diterapkan secara nasional dengan efektif.

Wakapolri menyebut bahwa Polri tidak ingin menetapkan aturan baru tanpa proses komprehensif. Karena itu, seluruh masukan masyarakat sipil, akademisi, dan pakar akan dirangkum sebelum ditetapkan menjadi regulasi resmi.

Kajian Multidisipliner dan Masukan Publik

Dalam pernyataannya, Wakapolri menegaskan pentingnya pendekatan ilmiah dalam penyusunan standar baru tersebut. Menurutnya, penyusunan model pelayanan terhadap demonstran harus selalu berpijak pada hukum, logika, riset empiris, serta evaluasi publik yang konstruktif.

“Penyampaian pendapat di muka publik adalah hak konstitusional. Pelayanan terhadap pengunjuk rasa harus kita rumuskan ulang agar lebih adaptif, humanis, dan tetap menjaga keamanan. Semuanya berbasis kajian, riset, dan masukan masyarakat,” ujar Komjen Dedi.

Ia menambahkan bahwa Polri tidak ingin membuat aturan secara tergesa-gesa. Setiap masukan dari organisasi masyarakat sipil, akademisi hingga hasil studi komparatif akan menjadi bahan utama sebelum diterapkan secara nasional.

Pada Januari mendatang, Polri dijadwalkan melakukan studi ke Inggris untuk mendalami Code of Conduct terkait pengendalian massa. Model tersebut terdiri dari lima tahap, mulai dari analisis awal hingga konsolidasi, lengkap dengan aturan “do and don’t” bagi petugas.

Perubahan Internal dan Penyederhanaan Tahapan

Selain masukan eksternal, Polri juga melakukan pembaruan di internal organisasi. Jika sebelumnya pengendalian aksi unjuk rasa memiliki 38 tahap, kini disederhanakan menjadi lima fase utama yang lebih terukur dan operasional. Penyederhanaan tersebut dikombinasikan dengan enam tahapan penggunaan kekuatan sebagaimana diatur dalam Perkap No. 1 Tahun 2009 dan penerapan standar HAM dalam Perkap No. 8 Tahun 2009.

Wakapolri menegaskan perlunya evaluasi berjenjang dalam setiap operasi pengamanan. Setiap komandan wajib melaporkan perkembangan situasi, analisis tindakan, dampak, serta evaluasi akhir sebagai pedoman peningkatan profesionalitas anggota di lapangan.

“Setiap komandan wajib melaporkan progres, analisis tindakan, dampaknya, hingga evaluasi akhir. Organisasi tidak akan berubah jika manusianya tidak berubah,” ungkapnya.

Keterlibatan Masyarakat Sipil

Proses penyusunan model pelayanan baru ini turut melibatkan berbagai elemen masyarakat sipil sektor keamanan. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Harian Kompolnas, Koalisi Masyarakat Sipil Sektor Keamanan, PBHI, YLBHI, Imparsial, Raksa Initiative, KontraS, Koalisi Perempuan, HRRWG, Centra Initiative, Amnesty International Indonesia, serta perwakilan Walhi.

Keterlibatan mereka menjadi bagian penting dalam memastikan regulasi yang akan diterapkan bersifat partisipatif, transparan, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Semua masukan turut dicatat sebagai bahan penguatan SOP pengamanan aksi unjuk rasa di berbagai wilayah.

Tindak Lanjut dan Tantangan Lapangan

Polri mencatat sejumlah kendala yang masih ditemui di lapangan, seperti keterbatasan alat dan sumber daya manusia di sebagian daerah. Temuan tersebut akan menjadi dasar penyempurnaan SOP serta peningkatan koordinasi dalam pengamanan aksi.

Wakapolri menegaskan bahwa seluruh pembaruan ini merupakan bagian dari semangat transformasi yang diarahkan Kapolri, dengan tujuan menciptakan layanan pengamanan yang responsif serta berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan publik, khususnya pengamanan unjuk rasa, benar-benar responsif, adaptif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Inilah semangat transformasi yang diamanatkan Bapak Kapolri,” tutup Wakapolri.

Proses perumusan regulasi kini terus berjalan, dengan penekanan pada riset, masukan publik, serta standar internasional sebagai pijakan utama dalam membangun model pengamanan unjuk rasa yang lebih modern dan humanis.

  • Penulis: Handy (Pimred)
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persibangga U-13 Sapu Bersih Grup Q, Amankan Tiket ke Babak 32 Besar Piala Soeratin 2026

    Persibangga U-13 Sapu Bersih Grup Q, Amankan Tiket ke Babak 32 Besar Piala Soeratin 2026

    • calendar_month Ming, 26 Jul 2026
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 44
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || MEDIAPURBALINGGA.COM – Tim Persibangga Purbalingga U-13 menorehkan prestasi membanggakan dengan keluar sebagai juara Grup Q pada ajang Piala Soeratin U-13 Tahun 2026. Hasil tersebut memastikan langkah tim muda kebanggaan Purbalingga melaju ke babak 32 besar. Penampilan Persibangga U-13 sepanjang fase grup menunjukkan performa yang meyakinkan. Bermain penuh semangat, disiplin, dan mengedepankan kerja sama […]

  • Bayu Gaka, Fotografer Asal Purbalingga yang Ubah Hobi Sejak SD Jadi Profesi, Sudah Produksi Lebih dari 100 Video

    Bayu Gaka, Fotografer Asal Purbalingga yang Ubah Hobi Sejak SD Jadi Profesi, Sudah Produksi Lebih dari 100 Video

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 46
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || MEDIAPURBALINGGA.COM – Berawal dari hobi memotret sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), Bayu Rubiyanto atau yang akrab disapa Bayu Gaka kini sukses menekuni profesi sebagai fotografer dan videografer di Kabupaten Purbalingga. Pria kelahiran Purbalingga tersebut mulai mengenal dunia fotografi saat berusia sekitar 12 tahun. Berbekal rasa penasaran dan semangat belajar secara otodidak, […]

  • Polres Purbalingga Gelar Apel Kesiapan Personel dan Sarpras Hadapi Karhutla

    Polres Purbalingga Gelar Apel Kesiapan Personel dan Sarpras Hadapi Karhutla

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 45
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || MEDIAPURBALINGGA.COM – Polres Purbalingga menggelar apel Pleton Siaga Bhayangkara kesiapan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Apel digelar di halaman Mapolres Purbalingga, Rabu (5/8/2026). Apel dipimpin Wakapolres Purbalingga Kompol Agus Amjat Purnomo diikuti oleh personel Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Purbalingga. Kompol Agus Amjat Purnomo mengatakan […]

  • Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport

    Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Peningkatan penjualan yang sangat signifikan untuk small MPV PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Xpander sepertinya bakal berpengaruh terhadap model lain pabrikan berlambang tiga berlian ini. Pasalnya, beredar rencana untuk mengejar produksi pesaing Toyota Avanza ini, Pajero Sport bakal kembali berstatus impor alias CBU. Menurut Direktur of Sales & Marketing Division PT MMKSI, […]

  • Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia

    Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia

    • calendar_month Ming, 17 Mar 2019
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Driver Mercedes Valtteri Bottas memenangi seri pembuka Formula 1 2019 dalam Grand Prix Australia. Berikut klasemen pebalap usai race tersebut. Di Sirkuit Melbourne Park, Australia, Minggu (17/3/2019), Bottas menjadi yang tercepat dengan waktu 1 jam 25 menit 27.325 detik, unggul 20,8 detik dari rekan setimnya di Mercedes Lewis Hamilton. Hamilton sendiri finis kedua, meski memulai […]

  • Perseteruan tersebut bermula dari dugaan tindakan tidak senonoh

    Dugaan Perseteruan Dua Oknum Ustad di Ciampea Terkait Pelecehan Verbal

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 166
    • 0Komentar

    MEDIAPURBALINGGA.COM, BOGOR – Dua oknum ustad di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, diduga terlibat perseteruan setelah laporan seorang perempuan muda mengenai dugaan pelecehan verbal beredar luas di media sosial. Kasus ini mencuat pada Senin (8/12/2025) setelah tangkapan layar percakapan yang berisi pesan tidak pantas tersebar dan menjadi perhatian warganet. Perseteruan tersebut bermula dari dugaan tindakan tidak […]

expand_less