Duet Golkar di Balik Kebangkitan Persibangga: Uut Trias Yanuar dan Idrus Anjasmoro, Gaya Populer yang Bawa Sejarah Baru Sepakbola Purbalingga
- account_circle Handy (Pimred)
- calendar_month Sen, 2 Nov 2026
- comment 0 komentar

PURBALINGGA || MEDIAPURBALINGGA.COM – Sejarah baru persepakbolaan Purbalingga tidak lepas dari duet dua politisi Partai Golkar yang kini identik dengan Persibangga Purbalingga. Mereka adalah Uut Trias Yanuar dan Idrus Anjasmoro, yang dijuluki pendukung sebagai “Ipin-Upin-nya” Purbalingga karena kekompakan dan gayanya yang populer di kalangan suporter.
Keduanya bukan figur baru. Berdasarkan penetapan KPU Kabupaten Purbalingga Pemilu 2024, Idrus Anjasmoro, http://A.Md. tercatat sebagai caleg Golkar dengan suara tertinggi di dapilnya yakni 4.205 suara, dan kini duduk sebagai anggota DPRD Purbalingga.

Sementara Uut Trias Yanuar juga merupakan anggota DPRD Purbalingga dari Fraksi Golkar yang merangkap sebagai Ketua Umum Askab PSSI Purbalingga.
Di tubuh Persibangga, struktur manajemen musim Liga Nusantara 2026/2027 menempatkan Uut Trias Yanuar sebagai Manajer, didampingi Idrus Anjasmoro dan Diwi Suyoko sebagai Asisten Manajer. Posisi ini adalah kelanjutan dari peran mereka saat membawa Laskar Jenderal Soedirman promosi.
Di bawah manajemen ini, Persibangga sukses mengukir sejarah promosi ke Liga 3 / Liga Nusantara setelah menjuarai Liga 4 Jawa Tengah musim 2025-2026 dan menembus babak nasional hingga promosi. Pada Juli 2026 lalu, tim bahkan mendapat bonus total Rp232 juta dari berbagai pihak termasuk Bupati dan manajemen sebagai apresiasi.
Gaya kepemimpinan keduanya dinilai populer karena dekat dengan suporter Braling Mania. Uut yang juga berprofesi sebagai politisi Golkar dikenal vokal memperjuangkan infrastruktur Stadion Goentoer Darjono, bahkan mengajukan Purbalingga sebagai tuan rumah Liga 4 Nasional 2026. Meski stadion belum lolos verifikasi operator http://I.League dan tim harus bermarkas sementara di Stadion Trisanja Slawi, komitmen untuk tetap berlaga di Liga Nusantara 2026/2027 tetap dijaga.

Idrus Anjasmoro sebagai wakil manajer disebut menjadi penyeimbang, dengan pendekatan yang lebih membumi kepada pemain muda dan komunitas. Duet ini yang kemudian memunculkan julukan “Ipin-Upin Purbalingga” di kalangan fans – merujuk pada duet ikonik seperti Supardi Nasir – M. Ridwan di Persib Bandung yang dijuluki Upin-Ipin karena kekompakannya di lapangan.
Kini, jelang Liga Nusantara yang akan kick-off 13 November 2026, manajemen baru tengah memanggil kembali pemain lama dan melakukan trial di Stadion Goentoer Darjono.
“Kami pastikan Persibangga ikut kompetisi Liga 4 tahun ini,” ujar Uut dalam pernyataan sebelumnya yang menegaskan target naik kelas.

Kolaborasi politisi – manajer klub ini diharapkan menjadi model baru bahwa dukungan politik yang tepat dapat memajukan prestasi olahraga daerah tanpa mencampuradukkan kepentingan partai dan profesionalisme tim.
- Penulis: Handy (Pimred)





















Saat ini belum ada komentar