Breaking News
light_mode
Trending Tags

Komisi I DPRD Jelaskan Soal PKL Alun-alun: “Ada Transisi Hukum, Bukan Pembiaran”

  • account_circle Handy (Pimred)
  • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
  • comment 0 komentar

PURBALINGGA – Kritik muncul terkait maraknya kembali pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di area Alun-alun Purbalingga. Beberapa pihak menilai kondisi itu sebagai bentuk pelanggaran Perbup Nomor 94 Tahun 2019 dan lemahnya instruksi pemerintah daerah. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Purbalingga memberikan penjelasan mengenai situasi regulasi yang saat ini tengah berada dalam masa transisi.

Anggota Komisi I DPRD sekaligus Wakil Ketua Fraksi PKS, Padang Kusumo SH MH, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak sedang membiarkan pelanggaran, tetapi menunggu selesainya pembahasan Raperda baru tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat. Karena sesuai UU Nomer 12 Tahun 2011 dan ketentuan yuridis asas lex superior derogat legi inferiori: Jika Perda baru mengatur hal berbeda dengan Perbup lama, maka Perbup lama tidak dapat digunakan.

Ia menyampaikan, pada Selasa (18/11), Pansus I bersama eksekutif akan menyelesaikan pembahasan terakhir Raperda tersebut paska harmonisasi. Jika sesuai jadwal, Raperda akan dibawa ke Rapat Paripurna menunggu rapat Bamus akhir bulan ini. Pada ketentuan penutup, raperda baru nantinya akan mencabut Perda Nomor 9 Tahun 2016, sehingga Perbup Nomor 94 Tahun 2019 otomatis tidak lagi memiliki landasan hukum.

“Bunyi pada draft terakhir di ketentuan penutup raperda ini akan mencabut Perda No. 9 Tahun 2016 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. Jika nanti perda yang baru disahkan, maka Perbub No. 94 tahun 2019 tidak punya sandaran hukum. Ketika sedang pembahasan, tidak bisa saklek dengan yang nantinya juga mau dicabut, bukan membiarkan tapi perlu bersikap bijak” jelasnya.

Ia menambahkan, aktivitas berjualan di Alun-alun maupun GOR sudah berlangsung sejak lama, jauh sebelum pemerintahan saat ini. Karena itu, kondisi sekarang tidak bisa langsung diartikan sebagai pembiaran oleh bupati.

“Menurut saya cara terbaik memang bukan terus membiarkan tapi juga jangan menindak terburu buru, mari kita kawal dan menunggu selesainya pembahasan raperda yang baru. Sabar sekarang sudah tahap akhir di Pansus tinggal dibawa ke Paripurna,” katanya.

Padang memastikan bahwa upaya pemerintah tetap berjalan melalui penertiban oleh Satpol PP, namun keterbatasan personel membuat pengawasan tidak dapat dilakukan setiap saat.

Raperda yang baru juga membawa perubahan dalam pendekatan penertiban. Pada Pasal 7 disebutkan bahwa penyelenggaraan trantibum dilakukan melalui upaya preemtif, preventif, dan represif. Berbeda dengan perda lama yang hanya memuat dua pendekatan terakhir.

“Preemtif itu penyuluhan dan pembinaan. Contohnya bisa tegas diatur tidak boleh jualan di alun-alun namun dilakukan pembinaan dengan diberi lokasi alternatif, atau bisa saja nanti diatur pedagang berjualan mulai sore atau waktu tertentu saja dan yang pasti seharusnya pedagang dari luar daerah tidak diperbolehkan masuk,” terang Padang.

Ia menegaskan bahwa masyarakat yang berjualan kan berhak mendapatkan penghidupan yang layak dengan diakomodir. Terpenting ialah kesadaran pedagang itu sendiri. Namun jangan menggunakan alat negara untuk seolah-olah menghalangi hak hidup dan berusaha masyarakat. Tegas ok tapi santun tetap dijaga.

Terkait kritik mengenai absennya Bupati dalam beberapa rapat penting, termasuk pembahasan RAPBD 2026, Padang menjelaskan bahwa kehadiran kepala daerah dapat diwakilkan kepada wakil bupati sesuai mekanisme yang ada.

“Kecuali anggota DPRD, kami tidak bisa diwakilkan. Untuk eksekutif, ada mekanisme jika bupati berhalangan. Selama ini saat penetapan, bupati selalu hadir, kalaupun berhalangan secara pribadi kan bisa diwakilkan dengan keterangan yang jelas” tuturnya.

Mengenai surat DPRD yang belum terbalas sejak 24 Oktober, ia menyampaikan bahwa Sekda telah memberi penjelasan bahwa bupati sedang menyiapkan waktu yang tepat. Menurutnya Ini hanya miskomunikasi yang perlu diperbaiki. Karena sesungguhnya Bupati sudah melakukan kinerja yang luarbiasa terutama program alus dalane yang direspon positif oleh masyarakat luas.

Sementara itu, menanggapi sorotan terkait sejumlah dinas yang masih dipimpin pelaksana tugas (plt), Padang menegaskan tata kelola pemerintahan merupakan kewenangan eksekutif. DPRD hanya memberi masukan, sementara keputusan berada di tangan bupati.

“Penentuan kepala dinas harus berbasis meritokrasi dan data yang valid. Bukan kepentingan golongan. Saat ini pengisian plt dilakukan melalui mekanisme seleksi bukan asal pilih,” ucapnya.

  • Penulis: Handy (Pimred)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

    Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Serang – Capres Prabowo Subianto meresmikan kantor baru DPD Gerindra Banten di Jalan Serang-Pandeglang. Selain meresmikan, kedatangannya ke Banten akan bertemu dengan pendukung di rumah aspirasi. Ketua DPD Banten Desmon J Mahesa mengatakan, Prabowo secara khusus meresmikan rumah partai Gerindra Banten yang baru. Prabowo juga dijadwalkan menyapa partai koalisi, relawan dan masyarakat Banten. “Hari ini […]

  • Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Sabet Gelar Juara Dunia Kedua

    Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Sabet Gelar Juara Dunia Kedua

    • calendar_month Ming, 17 Mar 2019
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi juara pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017 di Glasgow, Skotlandia, Senin (28/8/2017) WIB. Owi/Butet mengalahkan pasangan asal China, Zheng Siwei/Chen Qingchen, dengan skor 15-21, 21-16, 21-15. Ini menjadi gelar juara dunia bulu tangkis kedua bagi Tontowi/Liliyana. Penempatan bola yang mereka lakukan beberapa kali sukses mengelabui Tontowi/Liliyana. Owi/Butet bangkit […]

  • Wakil Bupati Purbalingga Apresiasi Semangat Pemuda Karangbanjar dalam Menghidupkan Kembali Danau Munjulluhur

    Wakil Bupati Purbalingga Apresiasi Semangat Pemuda Karangbanjar dalam Menghidupkan Kembali Danau Munjulluhur

    • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 123
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || MEDIAPURBALINGGA.COM – Upaya pelestarian lingkungan sekaligus pengembangan potensi wisata lokal kembali mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetya Hani, SE., MM., melakukan kunjungan langsung ke kawasan Danau Munjulluhur di Desa Karangbanjar yang saat ini tengah memasuki tahap akhir proses normalisasi. Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Purbalingga terhadap […]

  • Kades Krenceng Didesak Bertanggung Jawab atas Dana Sewa Tanah Kas Desa

    Kades Krenceng Didesak Bertanggung Jawab atas Dana Sewa Tanah Kas Desa

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 354
    • 0Komentar

    MEDIAPURBALINGGA.COM, PURBALINGGA – Audiensi warga Desa Krenceng, Kecamatan Bukateja, kembali memanas setelah Forum Peduli Desa Krenceng (FPDK) menilai jawaban pemerintah desa pada pertemuan sebelumnya tidak memuaskan. Dalam pertemuan yang berlangsung Senin (—/—/2025) malam pukul 21.00 WIB, puluhan warga dan jajaran Forkopimcam menghadiri sesi klarifikasi yang diwarnai protes keras terkait dugaan penyalahgunaan wewenang Kepala Desa Krenceng, […]

  • Tragis! Warga Bobotsari Meninggal Dunia Usai Terjatuh dari Pohon Kelapa

    Tragis! Warga Bobotsari Meninggal Dunia Usai Terjatuh dari Pohon Kelapa

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 149
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || MEDIAPURBALINGGA.COM – Seorang pria warga Desa Palumbungan, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah jatuh dari pohon kelapa saat menderes nira, Senin (2/3/2026). Kapolsek Bobotsari, AKP Sarno Ujianto, mengatakan korban diketahui bernama Suparno (50) warga Desa palumbungan. Korban terjatuh dari ketinggian sekitar 16 meter ketika sedang memanjat pohon kelapa. “Istri korban […]

  • PURNA SISWA KELAS IX DAN GELAR KARYA SMP NEGERI 2 BOBOTSARI BERTEMA JEJAK LANGKAH MENUJU IMPIAN

    PURNA SISWA KELAS IX DAN GELAR KARYA SMP NEGERI 2 BOBOTSARI BERTEMA JEJAK LANGKAH MENUJU IMPIAN

    • calendar_month Ming, 14 Jun 2026
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 71
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || MEDIAPURBALINGGA.COM – Acara purna siswa Smp Negeri 2 Bobotsari yang di adakan pada tanggal 13 Juni 2026 bertempat di halaman Smp Negeri 2 Bobotsari bertema MENUJU LANGKAH MENGGAPAI IMPIAN, Sebelum acara Purna Siswa di mulai para siswa di antarakan ke tempat duduk masing, dengan kirab budaya dan di sambung dengan tarian sukma wening. […]

expand_less